Monday, October 29, 2007

NINA_I DIDN'T MEAN TO MAKE YOU MINE

Duch nech lagu alus banget....!!!!

Don't give me a second chance
It’ll be the same
You will be the consequence
And I will have the pain
You are something else
I have, I have to survive
That is why I say
With tears in my eyes

I wish I never opened up my heart
I didn’t mean to love you baby
I wish I never let it get this far
I didn’t mean to love you baby
If I could have a single wish
I’d turn back time
I didn’t mean to make you
I didn’t mean to make you
Mine

Don’t look at me like I’m mad
I thought you would know
I was getting way too sad
It was gonna show
There was no way I could hide
I could hide the truth
So I took the risk
And fell for you

I wish I never opened up my heart
I didn’t mean to love you baby
I wish I never let it get this far
I didn’t mean to love you baby
If I could have a single wish
I’d turn back time
I didn’t mean to make you
I didn’t mean to make you
Mine

I didn’t mean to make you hold me
I didn’t mean to get so lonely
I didn’t mean to say all this to you
I didn’t mean to make you need me
I didn’t mean to love you like I do
Look at what we’ve put us through

UTS

Huuuhhhhhhhhhhhhhh,,...!!!!

3hari ujian gak ada yang bener...:( hik's
OR hajar blehhh..!!!
Statistik...Keok bleh....!!

Keuangan.......!!!! Dada babe....

Monday, October 08, 2007

Sha....!! Everday I love You..


Duch,, Kangen..., hiks
Pengen, ketemu kamunya ngambek
Mo kerumah, kamunya bobo, ditungguin, malah tutup selimut, dekap guling..
ehmm, say..., disini dunk yang di dekap..hehehe..
So,.... Soto ta...

Duch omong opo sech, gak jelase...!!
pokok'e kangen...,

Tuesday, July 10, 2007

Antara Kekayaan, Kesuksesan, dan Cinta

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan.
Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
Wanita itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.


Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut.
" Pria berjenggot itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"
Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar."
"Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.
Kami akan menunggu sampai suami mu kembali," kata pria itu.


Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi.
Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu iaberkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini."


Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.
"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama, " kata pria itu hampir bersamaan.
"Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria ituberkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan",sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.
"Sedangkan aku sendiri bernama Cinta.
Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu."


Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar.
Suaminya pun merasa heran.
"Ho ho... menyenangkan sekali.
Baiklah, kalaubegitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam.
Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."

Istrinya tak setuju dengan pilihan itu.
Ia bertanya, "Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja?
Sebab sepertinya kita perlu dia untukmembantu keberhasilan panen gandum kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah.
"Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam?
Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta."

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka.
"Baiklah, ajak masuksi Cinta ini ke dalam.
Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita."

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu.
"Siapa di antara Anda yang bernama Cinta?
Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."
Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah.

Ohho.. ternyata, kedua pria berjenggot lainnya pun ikut serta.
Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.
"Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?"
Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan.
"Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun,karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Di sana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta.

Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan saat kami menjalani hidup ini.

Saturday, July 07, 2007

JULY

anugerah di bulan ini...


1) Thank's God I'm In MMT ITS now--- > S2 ( Next could be in france..)
2) Renov dan 80% selesai...( Hik's kapan LCD gue Dikirim..)
3) Big Project..
4) Just walk alone in memories...

Monday, June 25, 2007

Karir, kemapanan dan AGAMA ……… (thank's mpiq)

Karir, kemapanan dan AGAMA ………
Filed under: Tentang Hidup .... — mpiq @ 5:37 pm

Karir…….

Definisi pastinya sih saya ga tau tentang karir, tapi yang pasti identik dengan kemapanan ekonomi. Tapi terkadang miris aja kalo akhirnya Karir lebih diutamakan dibandingkan dengan agama yang kita anut. Knapa begitu ??

Banyak orang rela melakukan apa saja demi Karir, tapi sangat sedikit orang mau melakukan apa saja demi agama. Bahkan banyak orang yang menjadikan karir sebagai dasar hidup, sehingga terkesan kalo ga ada karir, ga bisa hidup. Begitu pula masih banyak orang yang tidak mau karirnya diputus begitu saja demi agama, lha apa contohnya ??

Menikah….. adalah salah satu tuntunan agama, jadi ketika pilihan menikah itu sudah kita tentukan, segala macam diluar aturan agama seharusnya bisa dikesampingkan. Laki-laki adalah kepala keluarga, dia yang bertanggung jawab dengan keadaan keluarga dan rumah tangga, sedangkan wanita adalah sebagai penjaga gawang dalam bahtera rumah tangga, menjaga martabat keluarga, oleh sebab itu kenapa disebut dalam agama itu “WANITA ADALAH TIANG AGAMA”.

Nah, ketika wanita yg memiliki karir (sebut saja kemudian wanita karir) harus menikah, banyak yang mengira ini adalah pilihan berat. Ketika sang suami menuntut istri untuk dirumah mengurus anak, sedangkan sang istri memiliki karir yang cemerlang, hal ini bisa menjadi sesuatu yang meruntuhkan agama karena akan menjadi masalah dalam keluarga ketika sang istri menolak…. Ya, menolak karena karirnya tidak mau terputus yang tentu saja dengan alasan ekonomi dan bla bla bla…. Jadi bukan hal yang aneh ketika akhirnya perceraian menjadi jalan terakhir karena sang istri merasa mampu untuk mengurus dirinya sendiri dengan karirnya itu. Sedangkan dalam tuntunan agama bercerai itu adalah hal yang di benci Allah. Tapi pilihan itu sering menjadi pilihan karena alasan “duniawi” toh si wanita karir bisa mancari pasangan lain yang berada diatas derajat karirnya, padahal usia “karir” cuma sampe lubang kubur aja, ya paling si bos dan pejabat yg nganter kita sampe kuburan, trus karir itu otomatis hilang dan berganti dengan pertanggungjawaban perbuatan selama di dunia….. Subhanallah….

Emansipasi wanita….. siapa sih yang menciptakan ??

Saya ngga tau pasti, yang jelas dalam ISLAM tidak ada hal tersebut. Allah membuat semua perbedaan itu, karena pasti ada alasannya dan kita tidak bisa mempertanyakan itu kepada Allah, sebagian alasan itu ada dalam Al-Qur’an…. Dan yang jelas, saya adalah salah satu manusia yang menolak Emansipasi Wanita, karena dalam kodratnya wanita tidak bisa melebihi laki2 dalam hal tertentu… misalnya menjadi pemimpin agama. Mengapa demikian, karena sangat banyak kelemahan yang dimiliki wanita, terkadang sang wanita tidak pernah mau mengakui atas keterbatasan2 tersebut… saya tidak bisa jelaskan apa kekurangan itu, tapi yang pasti Allah memiliki alasan yang tepat untuk meng-kodratkan wanita selalu dibawah laki2.

Menjalani dunia tidak berbeda jauh dengan kita menjalani ibadah, karena hal2 yang kita lakukan di dunia adalah ibadah. Dalam shalat berjamaah misalnya, selagi masih ada laki2 disitu, maka laki2 itu harus menjadi Imam dalam sholat berjamaah itu, meskipun laki2 itu ga pinter agama, ga jago baca qur’an dan ga bisa menghafal ayat, padahal didalam jamaah itu ada wanita yg bergelar “Ustadzah” yang artinya pemahaman agamanya melebihi laki2 tersebut…. Tapi apa bisa “Ustadzah” tersebut jadi imam ??

Itu adalah kenyataan, bahwasanya Allah menciptakan laki2 lebih dari wanita, oleh karenanya beban tanggung jawab laki2 sangat besar dibandingkan oleh wanita…

Namun, laki2 pun harus tau diri dengan kodratnya dia yang memiliki tanggung jawab besar. Dalam hal ini banyak pula kasus laki2 yang ga tau diri atas tanggung jawab ini. Oleh sebab itu, agama adalah dasar hidup dari setiap orang. Jika laki2 memahami agama yang dianut, maka dia pasti akan memahami dan menjalankan tanggung jawab dia dengan kodratnya sebagai laki2.

Yah, karir terkadang menutup mata kita terhadap dasar hidup yang sebenarnya, hal ini berlaku bagi laki2 dan wanita. Ketika karir laki2 diatas segalanya, banyak perbuatan yang menzalimi wanita (istrinya). Akhirnya tanggung jawab terhadap keluarga hilang atau terbengkalai.

Kembali ke karir, yang identik dengan kemapanan hidup. Sedangkan kemapanan hidup itu bagi saya bukanlah jaminan seseorang untuk bahagia. Agama saya mengharuskan umatnya untuk memiliki harta berlebih, fungsinya adalah untuk kontrol sosial, dengan umat yg berlebihan, maka akan bisa membantu umatnya yg kekurangan sehingga kesejahteraan bisa terjalin dan dialami oleh semua umat, dengan harta berlebih bisa lebih banyak beramal untuk kesejahteraan bersama. Memiliki harta berlebih tanpa dasar agama, hal ini yang berbahaya, saya ga mau jelaskan ini, karena gak perlu dijelaskan juga pastinya pembaca sudah tau apa itu.

Karir, juga bisa mempengaruhi pilihan dalam hidup. Ketika seseorang memilih pasangannya untuk menjalani hidup bersama, terkadang karir selalu menjadi hal yang terdepan dibandingkan dengan agama. Dan disini sebetulnya peran orang tua yang bijaksana bisa terlihat. Orang tua yang bijaksana akan lebih melihat sisi agamis terlebih dahulu dibandingkan sisi karir.

Orang tua yang bijak akan lebih mementingkan hukum agama dibandingkan hukum dunia. Orang tua yang bijak biasanya akan menyuruh anaknya cepat menikah jika sudah menentukan pasangannya daripada harus menunggu ngumpulin duit buat bikin pesta pernikahan. Karena pernikahan yang sah itu adalah saat kita Ijab Kabul didepan penghulu dengan prasyarat yang ditetapkan dan sesuai dengan hukum agama yaitu mas kawin dan saksi, bukannya dengan harus memberi uang puluhan hingga ratusan juta kepada calon mertua buat bikin pesta pernikahan….

Seorang sahabat berkata… “Realistis donk, emang kamu mau kasih makan apa anak orang ntar ??”

Yess, i knew that… Tapi apakah kita harus memaksakan sisi realistis dibandingkan sisi agama yg sesungguhnya sangat lebih penting dan menurut saya itulah yang paling penting ??

Masalah makan, itu sudah menjadi tanggung jawab bersama, karena saat saya menentukan untuk melangkah ke jenjang ini, tentu saja semua resiko harus ditanggung bersama keduabelah pihak, dan saya yakin ALLAH tidak akan tidur dalam hal ini, karena apa yang kita lakukan untuk keyakinan kita kepada ALLAH semata….

” Menikahlah kamu jika telah memilih pasangan hidup, jangan engkau takut dengan Rizki-KU ”

Kenyataannya saya banyak melihat dari keluarga saya yang sederhana sampai sahabat2 saya yang hidup sederhana bahwa menikah dengan keyakinan karena ALLAH terbukti pintu rejeki mereka tidak pernah tertutup, apalagi jika telah memiliki anak…. ada yang bilang itu adalah “rejeki anak”….. who else :-)

Dan yang utama adalah restu orang tua yang berdasarkan atas agama, bukan berdasarkan atas karir, kemapanan dan realitas…. Disini memang pihak orang tua harus menyikapi dengan bijak, karena masa depan anaknya akan menjadi tanggung jawab anaknya itu sendiri….. (Dear, smoga nanti klo kita jadi orang tua harus sangat bijaksana dalam hal ini yahh…)

Harta, karir dan segalanya masih bisa diwujudkan dengan segala hal, namun kadang kita selalu ditutup mata dengan hal yang disebut “realistis” tadi. Padahal kalo kita melihat lebih kebawah, ada kok yang menikah di depan ustadz yang ga dibayar karena mereka ga mampu membayar, masih banyak orang menikah dengan pesta seadanya karena mengutamakan sisi agamis dan tanggung jawab umat kepada Allah (hablum-minallah)…

Namun sayang disayang, masih banyak di jaman ini orang tua yang lebih malu sama orang lain dibandingkan untuk malu kepada Allah, sehingga dengan alasan bukti tanggung jawab, tradisi keluarga dan bla bla bla yang lain, selalu ada tuntutan kepada calon menantu seperti harus nyiapin uang puluhan juta, harus pake adat ini, harus ngundang ini, nikah di gedung ini, dan bla bla bla lain yang macem2.

Sebagai laki2 yang akan menjadi calon suami, tentu saja hal itu sudah terpikirkan. Pernikahan tentunya harus ijab kabul, membawa mas kawin, terdapat saksi dan ada yang men-sah-kan, itu hukum wajibnya. Sedangkan Walimah (resepsi) hukumnya sunnah, oleh karenanya bisa dilakukan jika memiliki harta yang berlebih, namun tentunya bukan dengan cara yang berlebihan.

Tapi lucunya di jaman ini, kalo hukum wajibnya (yaitu menyediakan mas kawin) justru ngga seberapa….. kita bisa lihat kebanyakan mas kawin adalah seperangkat alat shalat & qur’an (yang mungkin ga pernah diamalkan karena ga pernah solat dan ngaji) yang harganya umumnya ga sampe 1 juta atau mas kawin dibikin nyeleneh misalnya dengan uang Rp. 9.999 yang mungkin angka itu berarti bagi pasangan tersebut atau hal2 aneh lainnya, padahal menurut hukumnya mas kawin itu adalah wajib dan nantinya dipertanggungjawabkan dimata Allah.

Sedangkan kalo hukum sunnah-nya (Walimah / resepsi) bisa menghabiskan biaya puluhan hingga ratusan juta, yang seharusnya biaya itu bisa dipakai untuk menjalani bahtera rumah tangga, tapi ludes cuma untuk mengerjakan hal yang sunnah dan malahan lebih sering menjadi beban rumah tangga karena biasanya memaksakan walimah / resepsi ini dengan berhutang….

Yahhh…. mungkin ini hanya sekedar tulisan tanpa arti ditengah hiruk pikuknya kebutuhan manusia dalam hidup, yang pasti sepertinya kemapanan hidup selalu menjadi tokoh utama. Sebuah fenomena aneh bagi saya, tapi mungkin saya yang disebut aneh oleh orang2 yg meng-agungkan kemapanan hidup sebagai “agama #1″……

Sunday, June 24, 2007

25

Suwun Gusti Ingkang Sedoyo Jenengan Anugerahaken Dateng Kulo
25....th
25....tahun kulo saget mresani lan makaryo
25....tahun sinau, sinau bener becik marang urip
25....tahun bapa biyung dungo lan ngajari kulo toto kromo
25....th
...............manungso kados punopo kulo mengke gusti...
Namung Kulo nyuwun theng Jenengan GUSTI

Sageto dados tiyang kang eling marang jenengan, marang bapa biyung,
boten kufur dateng nikmat jenengan lan saged tumindak dharma bakti kulo
theng pelataran dunyo meniko..


Amien

Friday, June 08, 2007

for 3rd time...!!!

3 kali dia ngomongin hal yang sama...!!!
If I asked would you say yes?
hanya kata itu yang ingin kudengar...

tetapi kenapa musti itu aja yang dia ucapkan...


If tomorrow never comes
Will she know how much I loved her
Did I try in every way to show her every day
That she's my only one
And if my time on earth were through
And she must face the world without me
Is the love I gave her in the past
Gonna be enough to last
If tomorrow never comes

'Cause I've lost loved ones in my life
Who never knew how much I loved them
Now I live with the regret
That my true feelings for them never were revealed
So I made a promise to myself
To say each day how much she means to me
And avoid that circumstance
Where there's no second chance to tell her how I feel

So tell that someone that you love
Just what you're thinking of
If tomorrow never comes

Bozyone VS Backstreet Boys...

1) Boyzone said...?
If I asked would you say yes?
Together we're the very best
I know that I am truly blessed
Everyday I love you
And I'll give you my best
Everyday I love you

2) BSB said...?
no one else will ever take your place
.....


No one else comes close to you
No one makes me feel the way you do
You're so special girl to me
And you'll always be eternally
Every time I hold you near
You always say the words I love to hear
Girl with just a touch you can do so much
No one else comes close


WHO right...?

Monday, June 04, 2007

PAS.., gak iso merem..




Halah......
kok gak bisa tidur nech malem..
iseng - iseng gue lihat pic gue di folder jepretanku...
and edit-edit dikit lah..
huaaa........


Ini sajak terakhir...
Yang kutulis dengan Air mataku...
Sebab luka tlah lama menganga...
Sungguh...
Butuh Kesabaran Hati...
Untuk mengajakmu memaknai dan mewarnai hatiku...


udah ah mo bikin kopi dulu

Thursday, May 31, 2007

Sampai Tua.......


LAMBE,CHAVA,
NAWI ( The brazilos..dos santos...:D)
HEr.....


Remember this moment of your Life...
hehehehehe....

Subordinasi Wanita dalam "Damar Wulan"

TOKOH paling mengemuka dalam cerita Damar Wulan, suka atau tak suka, adalah sang antagonis Minak Jingga. Dia hadir sebagai tokoh mahaperkasa, raksasa, dan dikontraskan dengan dua istri yang subordinan dan punakawan klemar-klemer kewanita-wanitaan, Dayun. Keperkasaannya dimanifestasikan dengan pusaka gada Wesi Kuning--representasi lingga--senjata mematikan, sekaligus bagi pemilik bila senjata itu berpindah majikan.

MENARIK sekali prosesi berpindahnya kepemilikan Wesi Kuning dari Minak Jingga ke Damar Wulan. Simbol kelelakian itu dicuri dan dialihkan kedua istri Minak Jingga yang terpikat kehalusan budi Damar Wulan-semacam pemberontakan pada dominasi lelaki kasar dan urakan, semacam penolakan Sinta pada Rahwana, dan penentangan Dewi Supraba pada Nilakawaca. Tampaknya di balik cerita Damar Wulan ini ada pendidikan perilaku halus mriyayeni khas Jawa.

Dengan kata lain, apa tidak mustahil tema sampingan-bila tidak cukup pantas diakui sebagai tema utama-Damar Wulan adalah upaya komparasi terhadap eksistensi lelaki ideal yang pantas dipertuan di Majapahit? Setidaknya lelaki tipe Arjuna, yang memuaskan di pembaringan dan dalam pergaulan sosial, karena secara trah penguasa Majapahit pada masa itu harus wanita bila mengikuti fakta Ratu Majapahit dalam cerita Damar Wulan, Prabu Kenya-dalam cerita biasanya disebut Kencana Wungu-dikaitkan dengan Suhita. Karena itu, Brandes mengaitkan peperangan antara Majapahit dengan Minak Jingga ini dengan Perang Puregreg. Sedangkan ilmuwan lain mengaitkan sosok Ratu Majapahit itu dengan Tribhuwanottunggawijayaawisynuwardhani, dan cerita tentang Perang Blambangan dikaitkan dengan peristiwa Perang Sadeng (lebih lengkapnya lihat CC Berg, Penulisan Sejarah Jawa, Bhratara Karya Aksara, Jakarta, 1985, halaman 90-92).

Oleh karena itu, tidak terhindarkan kesan komparasi dan penonjolan keutamaan Damar Wulan yang asal-usulnya disembunyikan dan tetap tersembunyi sebelum akhirnya terbuka di puncak kemenangan. Bahwa Damar Wulan itu anak dari Patih Udara, pemimpin Majapahit yang pergi bertapa sehingga kedudukannya diganti Patih Logender. Sejak kecil Damar Wulan dididik hidup prihatin dan santun oleh kakeknya sehingga ketika nyantrik dan ngenger di rumah Patih Logender, dia tidak kaget ketika diterima sebagai tukang kuda. Kontras dengan Layang Seta dan Layang Kumitir yang cuma bisa hura-hura memanfaatkan fasilitas jabatan ayah. Di titik ini, sekaligus mereka berbeda dari Minak Jingga yang sewenang-wenang berdasarkan kekuatan sendiri.

KOMPARASI dan kontras itu dimulai dari fakta Patih Udara mundur, melepaskan diri dari fatamorgana kekuasaan dunia dan masih tetap memegang wibawa pemimpin dan pamor kekuasaan. Setidaknya, kalau dibandingkan dengan Patih Logender, tokoh yang ketiban pulung memegang kekuasaan, tetapi tidak memiliki wibawa pemimpin dan pamor kekuasaan, sehingga kraton dipenuhi pamong yang pandai menjilat dan cuma memperjuangkan kepentingan golongan dan pribadi. Puncaknya, terutama ketika ada ancaman aneksasi oleh Blambangan dengan kedok lamaran Minak Jingga. Jalan keluar dari krisis itu menggelikan, yaitu menyelenggarakan sayembara. Dengan kata lain, memberikan kerajaan dan dirinya kepada sembarang lelaki yang mampu mengalahkan Minak Jingga. Jalan keluar yang mengelucak harga diri.

Oleh karena itu, fakta sayembara berhadiah "takhta dan wanodya" ini menunjukkan adanya sebuah fenomena besar di belakang layar. Bahwa Kencana Wungu tak bisa lagi mempercayai pamong dan prajuritnya, sekaligus menggarisbawahi sosok Kencana Wungu yang subordinan meski secara politik dia pemegang kekuasaan tertinggi. Karena itu dia membutuhkan lelaki gentleman, sang Arjuna yang mriyayeni, yang bisa mengayomi dirinya dan banyak wanita lainnya, bukan lelaki perkasa urakan semacam raksasa dalam diri Minak Jingga. Karena itu, seluruh keperkasaan kasar Minak Jingga-episode Minak Jingga gandrung yang interaktif komik dengan Dayun yang mbanceni selalu jadi adegan fragmen favorit lakon Damar Wulan-kontras dengan ketidakberdayaan Kencana Wungu.


MANIFESTASI dari pukau kelelakian Damar Wulan terbukti dengan (a) terpukaunya Anjasmara, putri Patih Logender dan adik dari Layang Seta dan Layang Kumitir, sehingga mereka terpaksa harus mengangkat derajat Damar Wulan agar adik mereka dan diri mereka tak terbenam ke dalam fakta bermenantukan dan beradik ipar tukang kuda. Dan, (b) luluh dan terpukaunya kedua istri Minak Jingga sehingga selain menghidupkan kembali Damar Wulan, mereka juga mencuri gada Wesi Kuning Minak Jingga sehingga Minak Jingga bisa dikalahkan Damar Wulan dan Blambangan tetap di bawah hegemoni Majapahit. Pengkhianatan kepada suami dengan jaminan mereka akan diperistri lelaki sejati yang tidak akan menyia-nyiakan mereka sebagai istri kedua dan ketiga, dengan Anjasmara sebagai istri pertama. Bahkan, akhirnya, ketiga wanita itu cuma berstatus selir karena istri utama Damar Wulan adalah Kencana Wungu, si Ratu Majapahit.

Dengan kata lain, puncak manifestasi pukau kelelakian Damar Wulan itu ada pada fakta dan fenomena terpanggilnya ia oleh situasi negara yang lemah dengan menerima tantangan (sayembara) mengalahkan Minak Jingga. Peperangan ini seharusnya beraras antarnegara dengan peserta negara taklukan Majapahit dan/atau negara merdeka yang mau berperang melawan Blambangan, bukan peperangan personal antarindividu Damar Wulan melawan Minak Jingga sehingga momen perpisahan kasmaran antara Damar Wulan dan Anjasmara jadi fragmen sentimentil favorit dari lakon Damar Wulan.

Damar Wulan terpanggil menjadi lelaki utama Majapahit dan berbeda dengan lelaki Majapahit lainnya. Keutamaan semacam ini yang menyebabkan Damar Wulan dianggap pantas bersanding dengan Ratu Kencana Wungu, bahkan diakui dan disadari para wanitanya sehingga mereka ikhlas menjadi wanita pendamping, wanita yang menjadi pengantar ke gerbang kemuliaan, kalau kita memakai terminologi Ibu Inggit pada sosok Soekarno.

Kelengkapan itu-satu wanita utama dan tiga wanita terpilih-menjadikan Damar Wulan lelaki Jawa utama. Sekaligus komparasinya dengan empat lelaki terpuruk-derajatnya kasar-perkasa-berkuasa, halus- kosong-berkuasa (memanfaatkan fasilitas jabatan orangtua), dan lemah-subordinan-mbanceni-membuat kita tiba pada hipotesis tentang motif di balik "penulisan" cerita Damar Wulan. Yakni, situasi Majapahit yang kacau karena kelemahan kepemimpinan ratu wanita yang mendorong kerinduan masyarakat pada kehadiran lelaki utama.

Masyarakat muak dan jenuh dengan pamong lelaki yang oportunistik mementingkan keuntungan golongan dan pribadi, sekaligus masyarakat lelah dengan kepemimpinan ratu wanita yang lemah, yang hanya bisa menangis dan tersenyum. Padahal senyum bisa dimanifestasikan sebagai kelembutan di balik ketegasan mengamalkan kekuasaan-"Westerling pun tersenyum," kata Iwan Fals dalam lagu Pesawat Tempurku-dan bukan sebuah pertanda ketakberdayaan. Memang.

Beni Setia Penyair dan Cerpenis

Wednesday, May 30, 2007

Bromo....


sebenernya ini pertama kali gue naek nich gunung
dulu - dulunya selalu males kalo naik keatas gunung ini...
wahhh senengnya keatas gunung sama j'aimee gue...

Wednesday, May 16, 2007

BSA Harapkan Lebih Banyak Anggota Asal Indonesia

Jakarta, Dari seluruh anggota Business Software Alliance (BSA) di Indonesia hanya terdapat satu pengembang software lokal (Independent Software Vendor/ISV) yang ikut serta, yakni Andal Software. Padahal BSA mengharapkan lebih banyak lagi pengembang lokal yang bergabung.

"Kita selalu welcome jika pengembang lokal ingin gabung dengan BSA," ujar Donny A. Sheyoputra, representatif BSA Indonesia, kepada beberapa wartawan di Sampoerna Strategic Tower Jakarta, Selasa petang (15/5/2007).

Lebih lanjut kata Donny, hal ini sekaligus menunjukkan BSA juga melindungi para pengembang software lokal yang memiliki hak atas produknya dan tidak hanya perusahaan asing.

Namun, untuk menjadi anggota BSA mereka tentunya harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Di antaranya, mempunyai komitmen dan berpartisipasi terhadap seluruh kegiatan BSA dalam menegakkan hak cipta di bidang software.

"Saat ini beberapa pengembang lokal sudah ada yang ingin bergabung dengan BSA," ungkap Donny.

Mitra Strategis Pemerintah

Harapan BSA selama menjalankan kiprahnya adalah untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu pertumbuhan industri teknologi informasi (TI) tanah air.

Caranya, dengan membantu pemerintah dalam penegakkan hukum terhadap pelanggaran hak cipta di bidang software. Sebab, menurut Donny, industri TI Indonesia tidak akan tumbuh jika pembajakan masih marak.

"Belajar dari Cina yang dapat menekan pembajakan hingga 10 persen dan Rusia 7 persen dalam tiga tahun, maka manfaat yang akan didapatkan tidak hanya bagi anggota-anggota BSA saja, tetapi komunitas industri software lokal juga akan ikut tumbuh," yakin Donny.

Sehingga bagi mereka yang ingin menjadi pengembang software mempunyai keberanian untuk berkreasi tanpa harus takut untuk dibajak, tandasnya.
(ash/wsh)



wah, jadi tambah baik apa kagak nech....:nohope:

"Whatsername by greenday"




Gila, lagu ini ngingetin gue aje..!!
6 tahun lalu gue ketemu ama J'aimee.. shasya...
Hihihi, jadi inget kalo tenis bolanya melayang jauh..:p
after met her, it's like I found my soulmate..

".....
Remember, whatever
It seems like forever ago
Remember, whatever
It seems like forever ago
The regrets are useless
In my mind
She's in my head
I must confess...."

Confess that I Love her Much more....and Would you marry me..:)

Monday, May 14, 2007

Perubahan Pola Penerimaan di AKPOL


Akademi Kepolisian sebagai sebuah lembaga pendidikan kedinasan dibawah Polri menetapkan kebijakan yang mencerminkan paradigma baru sistem rekrutmen di tubuh Polri. Lembaga yang menelurkan petugas polisi pada level ‘first line supervisor ini’ tidak lagi menerima lulusan dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) seperti SMU, MAN atau sekolah sederajat lainnya seperti yang selama ini dilaksanakan. Melalui Pengumuman nomor: Peng/02/IV/2007 tanggal 17 April 2007 Polri mencantumkan bahwa untuk tahun anggaran 2007 ini hanya menerima dari level strata-1 maupun strata-2 baik dari sumber pegawai Polri (bintara) dan dari sumber masyarakat umum (Koran Tempo edisi Rabu, 18 April 2007).

Keputusan ini sendiri, dapat dikatakan sebagai sebuah perubahan yang cukup besar bagi Polri dalam rangka mengejawantahkan kebijaksanaan perubahan paradigma Polri, terutama yang berkaitan dengan perubahan di bidang kultur. Disamping itu, kebijakan ini juga dipandang sangat penting bagi Polri dalam menghadapi perubahan dan perkembangan tantangan di masa yang akan datang. Tentunya diharapkan bahwa dengan menjaring para lulusan S1 sebagai sumber untuk calon-calon polisi maka sumber daya manusia yang dimiliki oleh Polri akan semakin meningkat dan lebih siap untuk menghadapi masalah-masalah sosial yang juga semakin kompleks. Polri juga akan banyak melakukan penghematan waktu maupun anggaran, karena ke depan, Akademi Kepolisian akan diarahkan untuk lebih berkonsentrasi dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan profesi di bidang kepolisian.

Perubahan kebijaksanaan ini selayaknya dipandang sebagai suatu langkah maju dan sangat positif bagi Polri dalam memperbaiki mutu sumber daya manusianya. Tetapi tentu saja, perubahan kebijaksanaan ini juga perlu dicermati dan ditelaah dalam rangka mengantisipasi ekses negatif yang mungkin timbul. Disela-sela riuh rendahnya kecaman dan kritikan kepada STPDN/IPDN akhir-akhir ini, perubahan paradigma pada Akademi Kepolisian RI kelihatannya perlu juga untuk dipertimbangkan sebagai satu bentuk solusi bagi permasalahan di sana.



Sejarah Singkat Akademi Kepolisian

1.Agustus 1945 - Jawea Keisatsu Gakka diganti menjadi Sekolah Polisi Negara RI di Sukabumi. Karena situasi perjuangan yang meningkat, pendidikan perwira kemudian dipindah ke Mertoyudan (Magelang).
2.Juni 1946 - Melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 12/9/22, kemudian diresmikan Kader Kepala Bagian Tinggi ( Pendidikan Komisaris Polisi ) yang kemudian berubah menjadi Akademi Kepolisian dan Pendidikan Kader Kepala Bagian Menengah bertempat di Mertoyudan Kabupaten Magelang.
3.September 1946 - Asrama Akademi Kepolisian pindah ke Jl. Senopati Jogjakarta
4.September 1950
* Nama Akademi Polisi berubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Polisi
* Dengan Skep Menteri Dalam Negeri No: 15/2/I/Pol, dimulai penerimaan mahasiswa angkatan III
5.Desember 1959 - Perguruan Tinggi Ilmu Polisidipindah ke di Jl. Tambak No. 2 Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Perdana Menteri No.47/PM/II/50
6.Agustus 1954 - Dengan Skep Perdana Menteri No: 87/PM/II/1954, merubah sistem pendidikan dari bagian persiapan dan bagian keahlian ( masing-masing 2 tahun) diubah menjadi Bacaloreat dan Doktoral (masing-masing 3 tahun). Dengan SK tersebut dari tahun 1956 s/d 1958 PTIK tidak menerima mahasiswa baru
7.Agustus 1958 - Diadakan penerimaan mahasiswa PTIK angkatan VIII dari daerah-daerah
8.Juli 1959 - Dengan Skep Presiden No. : 253/1959, Kepolisian Negara RI berubah menjadi Angkatan Kepolisian RI, dengan demikian Sekolah Polisis Negara di Sukabumi yang merupakan penyatuan dari Sekolah Inspektur Polisi di Bukit Tinggi dan Jogjakarta berubah menjadi Sekolah Angkatan Kepolisian
9.Oktober 1965 - Sekolah Angkatan Kepolisian RI berubah menjadi Akademi Angkatan Kepolisian (AAK), diresmikan oleh Men Pangak Irjen. Pol Soetjipto Judodiharjo, dengan Skep Menhankam Pangab No.:468/5/B/65/M , pada tanggal 1 Oktober ini kemudian diperingati sebagai hari jadi Akademi Kepolisian. Pataka AAK berfalsafah Atmaniwedana Aryawirya Kretakarma diserahterimakan. Untuk selanjutnya AAK berubah status menjadi bagian Bacaloreat PTIK
10.Desember 1966 - AAK diubah menjadi AKABRI bagian Kepolisian.
11.Januari 1967 : Dibuka AKABRI bagian umum di Magelang dengan Taruna berasal dari pengiriman dari masing-masing angkatan dan Polri, Setelah menyelesaikan pendidkan selama 1 tahun di Magelang, Taruna AKABRI bagian Kepolisian dikirim ke Sukabumi untuk mengikuti pendidikan matra Kepolisian selama 3 tahun
12.Juli 1980 - Komplek AKABRI bagian Kepolisian di Semarang diresmikan penggunaannya oleh Kapolri Jendral PO. Drs. Awaloeddin Djamin MPA
13.Januari 1985 - Dengan Skep Kapolri No. POL Skep/36/I/1985 tanggal 24 Januari 1985 AKABRI Kepolisian berubah menjadi Akademi Kepolisian setelah AKABRI bagian dialihkan kembali kepada angkatan masing-masing, dan ditetapkan pula Pataka Akpol dengan tambahan pita diatas lambang bertuliskan Akademi Kepolisian, sasanti dibawah gambar lambang menjadi bertuliskan Atmaniwedana Kretakrama Aryawirya, gambar dibalik lambang semula lambang Akabri ” Bhineka eka Bhakti ” menjadi lambang Polri “Tri Brata”
14.April 1999 - Berdasarkan TAP MPR No. X/MPR/1998 tentang Pokok-Pokok Reformasi Pembangunan diinstruksikan kepada Presiden untuk melaksanakan agenda reformasi dibidang hukum dalam bentuk pemisahan tugas, fungsi dan wewenang aparatur penegak hukum. Atas dasar itu, keluarlah Instruksi Presiden No.2 tahun 99 sebagai langkah kebijaksanaan dalam rangka pemisahan Polri dari ABRI ( ditetapkan tanggal 8 Maret 1999), ditindaklanjuti dengan keputusan Menhankam Pangab No.: Kep/05/P/III/1999 tanggal 1 April 1999 tentang pelimpahan wewenang pembinaan Polri dari Pangab ke Menhankam sebagai tindak lanjut, keluarlah Skep Kapolri No.Pol : Skep/389/IV/1999 tanggal 9 April 1999 tentang Akademi Kepolisian Mandiri, maka sejak 10 April 1999 Akpol dinyatakan terpisah dari AKMIL, AAL, AAU serta teknis administrasi juga lepas dari Mako Akademi TNI
15.Oktober 2003 - Penggunaan Logo Akademi Kepolisian yang baru dengan mengganti kata-kata “Atmaniwedana - Kretakarma - Aryawirya” dengan kata-kata “Dharma - Bijaksana - Ksatria” dan pita bertuliskan “Akademi Kepolisian” yang semula terpisah di bagian atas disatukan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam perisai Tri-Brata

(sumber: www.akpol.ac.id)

Friday, May 11, 2007

MOI......

Hehehehe, J'ai parler indo ae ach.....!!!
Introduce.......Umur 25 tahun,tar tgl 22,Jomblo & gak pernah pacaran (hik's kasian benget dech gue..)"

1. Asli jawa lahir di kediri
2. Waktu SD pernah iku lomba karawitan dan Juara lho....
3. Waktu SMP sedih banget mau lulus temen sekelas gue ada yang meninggal hiks
4. Suka banget yang namanya anggur....." Huhh, Jualan fanta anggur diabisin sendiri.."
5. Nangis semalaman gara-gara gak masuk waktu PANTHUKIR di SMA TARUNA MAGELANG...
6. SMA more colourfull of my life.." start principle from 1-4.."
7. JADI tukang tagih buku sekolah,LKS, 3 tahun berturut - turut " top skor oi..."
8. Paling benci kuliah waktu di Malang...,Dan terhibur kalo waktu sore maen bola di FK
9. Now I born to try... TO BE ENTREPRENEUR..my OWN HWK
10.Punya hutang di usia 21 300juta oi..." down banget mo balikin gimana "
11.Punya rumah dewe di Usia 22 (Thank's To All of My brother's..)
12.Suka cewek nunggu 6 tahun dikacangi terus oi...." hiks,hiks..."
13.Berat badan bertambah jadi 65 dari 50. hehehe....
14.Tidak mudah jatuh cinta, tapi mudah patah hati,,,..."tapi mata agak jelalatan.."
15.Percaya cinta sejati itu ada.
16.Berusaha selalu menyayangi seseorang dengan tulus,..."forget it "
17.Percaya setiap sahabat memberikan satu warna untuk kita setiap detiknya.
".. SOPO wani nantang AC MILAN,REAL MADRID, AND LIVERPOOL..."
18.Percaya kalau ada yang sayang sama diriku dengan tulus nantinya..."..WHEN..."
19.J'e ne parler franchaise bien pa...^_^_^ bener gak yo...
20.Paling Menunggu Yang namanya Brazil sama France Kalo Maen PS...:cape_decg:
21.Kurang ajar.....sering ditinggal kalo nonton film di ROYAL.....!!!

Di Balik Awan

Ku tak selalu begini
Terkadang hidup memilukan
Jalan yang kulalui
Untuk sekedar bercerita

Pegang tangan ku ini
Dan rasakan yang kuderita
Apa yang kuberikan
Tak pernah jadi kehidupan

Semua yang kuiginkan
Menjauh dari kehidupan

Tempat kumelihat di balik awan
Aku melihat di balik hujan
Tempatku berdiam tempat bertahan
Aku terdiam di balik hujan

a….a….a….

Pegang tangan ku ini
Dan rasakan yang kuderita
Genggam tanganku ini
Genggam perihnya kehidupan

Apa yang kuberikan
Tak pernah jadi kehidupan
Semua yang kuingikn
Menjauh dari kehidupan

Tempat kumelihat di balik awan
Aku melihat di balik hujan
Tempatku berdiam tempat bertahan
Aku terdiam di balik hujan

Terus melangkah melupakan mu

terus melangkah melupakan mu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan

belahan mimpi terasa mengganggu
ku coba untuk terus menjauh
menahan hati ku terbelenggu
ku coba untuk lanjutkan hidup

engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk tentukan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu

teruskan langkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu membuatku ragu
ta mungkin ini tetap bertahan

belahan mimpi terasa mengganggu
ku coba untuk terus menjauh
menahan hati ku terbelenggu
ku coba untuk lanjutkan hidup

engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk tentukan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu

lepaskan segalanya
lepaskan segalanya

engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk tentukan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu

engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk tentukan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu

Wednesday, May 02, 2007

...White Lies ?..

Sial terinspirasi dari seorang temen anak YK



White lies. Pasti kita semua pernah dengar kata-kata itu, dan bisa dipastikan pula kita semua mungkin pernah melakukannya. Dusta putih. Entah kenapa dinamakan dusta putih. Apa karena putih itu indentik dengan suci dan tulus? Memangnya ada gitu kebohongan yang tulus? Bohong ya... bohong aja. Ya itu lah white lies. Aneh tapi penting. Toh biasanya white lies ini dilakukan oleh orang-orang demi kebaikan bersama. Demi ketentraman hati. Tak ada friksi. Living happily ever after.


Tapi kalau dipikir-pikir, setiap hari kita pasti melakukan hal-hal kecil yang termasuk white lies itu. Entah dengan teman, keluarga, dosen, teman sekantor, atau bahkan orang yang baru saja kita kenal. Nah buat kamu yang belum tahu dusta putih seperti apa, nech contohnya :


Story 1

Cowok: "Cinta, aku pergi dulu ya, temen-temen di kampus udah nungguin, tugasnya mau dikumpul besok nih."

Cewek: "Ah darling, gitu banget sih?! Ntar lagi deh, kan masih kangen."

Cowok: "Gak bisa cinta, nanti aku kesini lagi ya abis dari kampus, okey?"

Cewek: *dalam keadaan ngambek* "Iya deh kalo gitu."

Kenyataan: Cuma pengen kumpul di kos temen maen Play Station, kompetisi Winning Eleven coy!

Hikmah: Daripada minta ijin malah dimaki-maki ceweknya kemudian ikutan nungguin maen PS? Gak seru banget! 25 x 4 = Cepek deh...



Story 2

Teman cewek 1: "Ya ampun say, kamu tambah cantik aja sih? Kurusan lagi, pake apa ni?" (dalam hati, "du di dam du di du... tambah gemuk banget si sekarang? .....:hammer: ")

Temen cewek 2: "Ah kamu bisa aja siy jeng, gak kok, gue masih segini-segini aja" (berbunga-bunga, tak tahu dibohongi).

Kenyataan: Basa basi yang gak penting gitu deh.
Hikmah: Membuat teman bahagia bukannya berpahala? Hihi...



Story 3

Bokap : "udah sampe mana tesisnya,rul..?"

Guenech : "Lumayan lah Yah, dah jalan kok" (jalan ditempat, grrrakkkk)

Bokap : "Baguslah, nanti kalo lulus kasih saku ke prancis mau.."

Guenech : "Iya, yah ^_^ "

Kenyataan: loh, kok bisa ikutan masuk?! Ini kan bukan white lie!
Hikmah: Cepetan kerjain tesisnya (judul aja belum...:p), ngeblog mulu!



Story 4

Pewawancara: "Mas udah pernah kerja ya?"

Pendaftar kerja: "Udah Pak, di salah satu perusahaan minyak"

Pewawancara: "Loh kenapa keluar dari kerjaan anda?"

Pendaftar kerja: "Saya mencari tantangan yang lebih tinggi, dan dengan kapasitas dan latar belakang pendidikan yang saya miliki, saya yakin diperusahaan bapak nantinya saya dapat memberikan kontribusi yang berarti."

Kenyataan: Amit-amit deh kerja di perusahaan minyak itu lagi, udah kerja rodi, dimarahin terus pula sama bos bule gila itu.

Hikmah: Memperlancar proses wawancara, dan mana tahu bisa keterima?



Ya begitulah beberapa adegan kebohongan putih. Ya... sebenarnya banyak dusta putih yang lebih layak untuk dilampirkan. Tapi semoga saja beberapa adegan itu sudah bisa mewakili, hehe...

Anyway, memang tidak pernah mudah untuk menjadi jujur dalam segala situasi. Karena bagaimanapun teman, ketika kita memulai suatu dusta entah itu dusta putih, hitam, krem, abu-abu, atau biru, pasti kita tidak bisa berhenti. Kebohongan akan diselesaikan dengan kebohongan lainnya. Seperti lingkaran setan. Never ending lies.

Ingat kan dengan peribahasa, karena nila setitik, rusak susu sebelanga? Bayangkan, hanya karena kita bermaksud basa-basi ternyata malah menyakiti perasaan teman. Atau ketika kita mencoba menutup-tutupi suatu permasalahan, ternyata malah menjadi beban kita sendiri. Walau kadang berkata jujur itu berat, toh semua akibat yang muncul masih bisa dibicarakan bersama, walau pahit, kadang. Yah seperti kopi, kita bisa membuat kopi yang berasa manis, dicampur dengan susu, ataupun pahit pekat. Toh, kita sendiri yang menentukan bukan?


Eh tapi, kalau ketemu dengan aku, jangan ragu untuk bilang,
"Ya ampun , tambah kurus aja nih...!!!... beneran" atau

"Hei, tambah ganteng aja lu, apa kabarnya?"
Dan akan selalu kumaafkan dusta putih itu. :..ngacir...:



Untuk J'aimee....!!

Mas,mas...!! Tolong Editin Dunk Surat Dokternya...!!! Kemaren sama hari ni kan
gak masuk....:(kerja, Ntar dimarahin bunda aku) mau jadi tukang boongl lu...
.
.
.
.
....Yach White Lies Lagi..(bilang aja kalo kangen napa...,muuach,,,,:)..hihihihi..)
ckckckckc.. kenyataannya suratnya gak dikasihkan...,nach lu....:P